Introvert apa itu ?
"introvert adalah kelompok MINORITAS dalam
masyarakat, mereka membentuk sebuah mayoritas bagi orang-orang yang berbakat.”
Pendiam bukan berarti Pemalu. Penyendiri bukan berarti tidak mengerti akan kehidupan sosial. Tidak bicara bukan berarti bisu. Melamun bukan berarti kalah pada keaadaan.Itulah Introvert .
Introvert adalah sebuah sifat dan karakter yang cenderung menyendiri.Mereka adalah pribadi yang lebih menyukai ketenangan daripada khalayak ramai. Jumlah orang Introvert hanya sekitar 25% dari total manusia yang ada di planet bumi ini.
Hal ini menyebabkan banyak kesalahpahaman.karena memang kami adalah kaum Minoritas.Dan karena masyarakat tidak memiliki pengalaman yang cukup dengan orang2 introvert,
termasuk dari kalangan ekstrovert sendiri karena mereka memang merajai
populasi global di dunia ini. Masyarakat pun jarang dilatih untuk
berhadapan dengan orang seperti kami sehingga kesalahpahaman itu kian
merajalela dan menyebabkan kami menjadi makin tersudut.
Saya termasuk Introvert dan hal yang paling menyebalkan adalah banyak orang yang tidak mengerti kami Introvert kami kaum Minoritas.Saya sering mendapat julukan cewek Cuek,Dingin, dan Sombong..tapi ya mau bagaimana lagi. Inilah saya. Saya tidak mau menjadi oranglain untuk menarik simpati mereka. Bukannya saya Sombong,Tidak mau bergaul atau Tidak suka Manusia (Memangnya saya Kanibal apa suka Manusia? :P) tapi saya lebih suka menghindari konflik serta perkataan yang kurang bermanfaat yang membuang2 waktu saya, saya lebih suka diam mendengarkan orang berbicara daripada saya yang berbicara, terkadang orang2 mengatakan jika saya pendiam. Tapi sebenarnya bukan.Saya hanya suka berbicara dan Berdiskusi tentang sesuatu yang mengandung Informasi/Pengetahuan dan berkata seperlunya saja. Agar tidak menjurus ke perbincangan yang tidak bermafaat dan tidak baik. Saya sering menjaga ucapan saya karena agar tidak ada hati yang tersakiti karena ucapan saya. Dan agar terhindar dari dosa juga. :D
Introvert lawan kata dari Ekstrovert
- Introvert bersifat: Energized by the inner world, inward, quiet, thinks
and may act, values depth of experience. Sedangkan
- Ekstrovert: Energozed by
the outer world, outgoing, talkative, acts first think later, values
breadth of experience.
Sederhananya introvert adalah orang yg
berorientasi ke’dalam’ diri sendiri. Mereka tertarik pada dunia ide,
pemikiran, konsep.
Orang introvert itu emang biasanya pendiam,karena dominasi kerja sistem syaraf mereka memang bukan dalam bentuk ucapan ataupun gerakan, tetapi di pikiran.
Tipe introvert itu termasuk orang yang
'mahal bicaranya'.
Jadi kalau ada
orang yang diajak bicara sama tipe tersebut berarti dia beruntung.
Jangan tanyai orang introvert untuk berbicara tanpa tujuan(basa-basi), tapi ketika
mereka diminta membicarakan topik yang mereka senangi,atau bertemu dengan orang yang memiliki minat yang sama seperti mereka, maka mereka akan
melakukannya dengan penuh semangat membara,sangat antusias dan berbicara terus tanpa henti !
Introvert juga kadang menghindari kerumitan ‘sosial activities’. Mereka lebih suka menghabiskan waktu di luar berbaur dengan alam.
Mereka menyerap data dan pengalaman dengan cepat. Jika dirasa cukup,
maka introvert ‘siap’ pulang, recharge dan memproses semua.
Orang Introvert sering dianggap sombong karena mereka tidak banyak bicara dan lebih senang menyendiri.Jadi orang lain menganggap mereka adalah orang yang tidak mau berteman.
Introvert bukan berarti selalu mengurung dan berdiam diri di kamarnya seharian. Mereka
juga suka pergi ke tempat ramai,seperti di Toko buku atau di Taman hanya saja tidak betah berlama2 dan hanya bertahan sebentar di tempat ramai tersebut.
Menurut
Satria Gumilang "Introvert memang pendiam namun memiliki sosok yang luar
biasa di dalam tubuhnya."
Biasanya para introvert hanya berbicara
seperlunya, kalau memang ada informasi yang ingin dia sampaikan. dan
mereka hanya berbicara mengenai apa yang memang ingin mereka bicarakan. Pada
kadar yang tinggi orang introvert jika ditanya akan diam terlebih dahulu
memikirkan apa yang akan mereka ucapkan, setelah itu baru mereka berbicara.
Orang introvert itu biasanya banyak mikir dan memiliki pemikiran yang
jauh, maka itu orang introvert lebih sedikit berbicara, karena dia
selalu memikirkan apa yang akan dia katakan, misalnya apa itu pantas
dibicarakan, apa perlu untuk dibicarakan, apa kira-kira jawaban yang
akan diberikan orang lain, dsb.
Para introvert akan berpikir lebih dahulu
sebelum bicara. Mereka bahkan memikirkan apa yang akan dijawab atau direspon
oleh lawan bicaranya jika ia berbicara seperti ini, atau seperti itu. Orang
introvert tidak menyukai obrolan ringan, oleh sebab itu mereka senang dengan perbincangan yang padat dan bersifat informatif.Selain itu, orang introvert juga
termasuk oang-orang yang tekun. Mereka akan bekerja keras, sampai mereka
benar-benar ’merasa’ bahwa mereka sudah bekerja, sehingga tidaklah mengherankan
jika penelitian membuktikan bahwa mayoritas orang-orang yang cerdas dan kreatif
berasal dari kaum introvert.Mereka
lebih banyak menggunakan waktu mereka untuk berpikir daripada membicarakan
hal-hal yang kurang penting. Dari situ keliatan juga orang Introvert
cenderung PERFEKSIONIS
Introvert bukanlah anti-sosial. Penelitian terakhir menunjukkan bahwa
introvert adalah org yg memberikan pengaruh besar. Mereka (introvert)
mempunyai kemampuan mengambil keputusan, Biasanya temannya sedikit tapi kalau dia sudah menerima orang itu
sebagai temannya, biasanya persahabatan itu akan berlangsung seumur
hidup, karena itu orang introvert cenderung setia.memelihara hubungan awet
(karena pilih-pilih teman), memancarkan rasa tenang ke sekitar.
Orang yang naturally introvert : sumber semangatnya /
energinya berasal dari dalam diri sendiri dan pandai memotivasi dirinya sendiri. Orang introvert, tidak selalu
orang yang pasif, pemurung, atau tidak bisa bergaul. Orang yang introvert bisa
saja orang yang aktif, periang dan suka bersosialisasi, namun biasanya setelah
sekian waktu bersosialisasi, orang introvert perlu privacy, butuh ketenangan,
Bagi seorang Introvert keramaian membuat tenaga mereka cepat terkuras. Oleh
karena itu biasanya mereka hanya sekali-kali berinteraksi, kemudian diam.
Bagi
introvert suasana sepi adalah suasana yang nyaman.
Dan pada dasarnya, orang introvert ialah makhluk-makhluk kreatif.
Mereka seringkali menghabiskan waktu sendirian dan melakukan introspeksi.Di saat penuh keheningan inilah, banyak inspirasi akan ide-ide hebat
berdatangan memenuhi seisi kepala mereka. Jadi, jangan salah sangka
dengan orang introvert ketika mereka sedang menyendiri, ya. Bisa jadi
saat itu, mereka sedang asyik mengeksplorasi kreativitas dan
merealisasikan imajinasi-imajinasi mereka ke dalam bentuk nyata.
Secara alamiah, para orang introvert merupakan orang yang selalu
berhati-hati. Dalam mengerjakan setiap tugas, mereka akan selalu
mencurahkan segenap pemikiran dan perhatian untuk menyelesaikan tugas
tersebut. Kualitas ini juga memungkinkan mereka menjadi selektif dalam
bekerja.Orang introvert tidak akan serta-merta menerima semua
proyek yang ditawarkan. Mereka cenderung akan memperhitungkannya dari
segala sisi dan mengalokasikan seluruh tenaga mereka, berfokus hanya
pada proyek yang telah mereka terima dengan penuh pertimbangan.
Orang introvert biasanya sangat peduli dengan gambaran diri mereka di
hadapan orang lain. Hal ini menyebabkan mereka akan menempatkan banyak
waktu untuk persiapan, guna memastikan
public communication mereka dapat berjalan baik dan lancar.
Detail-oriented. Mereka adalah orang-orang yang sangat jeli dan
terperinci. Kemampuan mereka untuk tidak mengabaikan detail apapun
memainkan peranan yang sangat penting dalam produktivitas. Para
introvert tidak perlu membuang waktu untuk meninjau ulang suatu hal
penting yang terlewatkan sebelumnya.
Mereka merupakan kaum yang independen.Para
introvert ialah orang-orang mandiri yang lebih mengandalkan kekuatan
sendiri. Mereka bukanlah tipikal orang yang suka bergantung pada orang
lain. Cobalah perhatikan, orang introvert biasanya cenderung memilih
pekerjaan yang tidak terlalu banyak melibatkan orang lain.
Mereka memilih kata secara tepat. Komunikasi
merupakan aspek yang penting dalam produktivitas karena tidak semua
pekerjaan dapat dilakukan hanya oleh satu orang. Para introvert
seringkali memainkan peranan yang berharga dalam sebuah tim karena
kemampuan mereka dalam memilih kata secara tepat untuk mengkomunikasikan
informasi.
Kemampuan fokus yang tinggi merupakan kekuatan bagi orang introvert.Sementara
banyak orang yang dapat dengan mudah terdistraksi, para introvert
cenderung mampu mempertahankan fokusnya dalam bekerja. Mereka mampu
mencurahkan seluruh perhatian mereka hingga pekerjaan selesai.
Kaum introvert merupakan pendengar yang baik. Mereka mampu menerima
informasi dengan pemahaman yang baik, serta mengajukan pertanyaan
klarifikasi apabila mereka kurang memahami sesuatu. Hal inilah yang
dapat meminimalisir kemungkinan terjadinya salah paham dalam
pengkomunikasian informasi.
Orang introvert cenderung
mencoba untuk meramalkan setiap hal yang mungkin akan terjadi. Mereka
merupakan orang yang penuh dengan rencana. Setiap langkah akan mereka
perhitungkan dan mereka rancang sebaik mungkin.
Orang intovert juga suka memendam masalahnya sendiri, dia jarang berbagi
masalahnya atau menceritakan kehidupannya ke orang lain,
Tipe ini cuma mau terbuka dengan orang yang sudah bener-bener dia percaya. Introvert hanya tidak bisa ‘terbuka’ kepada setiap orang. Jika anda dianggap ‘teman’ oleh introvert, Anda beruntung.
Orang introvert itu biasanya mau berteman dengan orang yang budi
bahasanya halus. Mereka akan langsung tidak suka sama orang yang berkata
kasar walaupun kata-kata itu bukan ditujukan untuk dirinya.
Di bawah ini beberapa tipe introvert:
1. Dalam Keseharian
Serius, tenang, kekuatannya pada konsentrasi dan ketelitian. Praktis,
rapi, tidak berbelit-belit, logis realistic dan dapat dipercayai,
terorganisir dengan baik.
Tampil dengan muka pendiam dan
tampak penuh pemikiran,Bertanggung jawab mewujudkan idenya sendiri
dalam menyelesaikan sesuatu tugas dan melakukan terus menerus daripada
melakukan protes atau gangguan,
Bekerja dengan baik sendirian.
2. Pengamat yang Bagus
Penonton yang tenang, pendiam, mengamati dan menganalisa kehidupan
dengan keingintahuannya yang objektif dan lontaran humor yang orisinil
yang sering tidak disukai orang lain. Biasanya tertarik dalam memahami
sebab-akibat, bagaimana dan mengapa hal-hal mekanis bekerja dan dalam
mengorganisir fakta-fakta dengan menggunakan prinsip-prinsip logika.
Unggul dalam mendekati inti dari sebuah masalah praktis dan menemukan
solusi.
3. Kepribadian
Tenang, bersahabat,tulus,setia,Mawas diri,Suka membaca buku,menonton tayangan yang dapat mengasah otak, karena mereka haus dengan segala hal yang berbau informasi. Suka menyendiri, bertanggungjawab
dan berhati-hati. Setia menjalankan kewajibannya. Mampu menciptakan
kestabilan pada tiap proyek atau kelompok. Teliti sungguh-sungguh,
akurat. Minat mereka biasanya bukan pada hal teknis. Dapat bersabar pada
hal detil. Loyal, cerdik, memperhatikan perasaan orang lain, perhatian,pendengar yang baik,sensitif dan sangat peka,Intuisi yang tinggi
,cenderung merencanakan
lebih dahulu – melihat dahulu – sebelum melangkah,berpikiran jauh ke depan,mempunyai nilai standar etika yang tinggi
,Cenderung
lebih suka “memasuki” dunia imaginer, bisa merenung yang kreatif. Lemah
lembut tindak dan sikapnya, serta punya pandangan idealis. Perfeksionis,Haus akan pengetahuan, memiliki Rasa ingin tau yang sangat tinggi .
4. Perasaan
Pemalu, ramah,
kalem, Perasaan
halus
dan cenderung untuk tidak melahirkan emosi secara menyolok, biasanya
melahirkan ekspresinya dengan cara-cara yang halus yang jarang ditemukan
pada individu-individu lain.sensitive, baik, rendah hati terhadap kemampuannya.
Menghindari pertentangan, tidak memaksakan pendapatnya atau
nilai-nilainya pada orang lain. Santai dalam menyelesaikan tugas
karena mereka menikmati hal-hal yang dikerjakannya dan tidak ingin
merusaknya dengan tergesa-gesaaan atau pemerasan energi yang tidak
sepantasnya.
Sensitif
terhadap
kritik, pengalaman-pengalaman pribadi bersifat mengendap dalam kenangan
yang kuat, apalagi hal-hal yang bersifat pujian atau celaan tentang
dirinya.
Dari pernyataan di atas kita dapat mengambil kesimpulan kecil, bahwa Introvert adalah pribadi yang “dalam”. Istilah Introvert ini dipopulerkan oleh seorang tokoh Ilmu Psikologi
yang bernama Carl Jung. Ia mengelompokan Introvert sebagai kaum
minoritas. Walau kaum minor tetapi peranan mereka dalam kehidupan sosial
sangat menonjol. Mungkin karena gestur dan sikap mereka yang sangat kontras berbeda dengan kelompok dominan yaitu Ekstrovert.
Orang Introvert mereka memiliki kekuatan konsentrasi yang baik, mereka cepat menangkap
dan berintelegensi tinggi. Introvert adalah pemikir yang dalam. Mereka
mampu melihat suatu hal dari segi manapun, berbeda dengan seorang
Ekstrovert yang cenderung berpikir secara momentum saja.
Selain itu
mereka pandai dalam memilah sesuatu, baik itu hal kecil maupun besar,
hal yang berguna maupun tidak.
Orang
introvert terbiasa berpikir untuk diri sendiri sehingga mereka juga
terbiasa melakukan sesuatu dengan caranya sendiri. Itulah mengapa jika
kalian menyuruh orang introvert melakukan sesuatu hal yang tidak biasa
ia lakukan namun biasa kalian lakukan, hasilnya akan berbeda dan
terkadang menimbulkan keheranan atau kelucuan tersendiri.
Orang Introvert tidak
ikut-ikutan orang lain.Introvert lebih memilih pemikiran,nilai-nilai dan
jalan hidup mereka sendiri.
Mereka tidak memilih keputusan berdasarkan
apa yang populer atau lagi nge-trend.
Dengan kata lain seorang introvert
itu ANTI MAINSTREAM.
Kenyamanan
seorang introvert adalah ketika mereka berada di rumah atau di alam
bebas. Mereka tidak suka dengan hal-hal yang dapat meningkatkan
hormon adrenalin. Jika di sekeliling mereka ada terlalu banyak percakapan atau
suara, mereka lebih memilih untuk menyingkir dan seperti biasa,
menganalisis keadaan.
Seorang
introvert terlalu dalam untuk memposisikan perasaannya, karena mereka
lebih banyak berpikir dan memendam perasaan daripada mengungkapkan apa
yang dirasakannya itu. Itulah yang membuat mereka mudah jatuh cinta dan
sulit melupakannya. Dan jika sakit hati pun, orang introvert akan lebih
dalam sakit hatinya. Namun mereka adalah orang-orang yang pandai
menutupi perasaan-perasaan yang mengganggu kehidupannya.
Bagi
seorang introvert, apa untungnya basa-basi kalau memang tidak ada yang
ingin disampaikan? Sehingga kalau memang tidak ada informasi, maka diam
pun tidak apa-apa. Di sinilah kekuatan introvert itu. Karena mereka
jarang berbicara, jadi sekalinya mereka berkata-kata maka orang-orang
akan diam mendengarkan dengan baik dan mengangguk-angguk.
Orang
introvert biasanya juga jarang memulai untuk menyapa orang lain. Hal
ini pula yang akhirnya menambah pemikiran negatif bahwa orang introvert
itu sombong, tidak sopan, dan lain sebagainya. Mereka
tidak menegur Anda bukan karena mereka menganggap Anda tidak penting
atau bagaimana. Hanya saja itu sudah menjadi bagian dari psikologi
mereka. Mereka tidak suka omong-omong kecil dan biasanya mereka hanya
akan memulai menyapa pada orang yang dekat atau sudah benar-benar mereka
kenal.
Kembali ke poin di atas, orang introvert memang tidak suka
berbasa-basi, termasuk untuk mengucapkan selamat, seperti selamat pagi,
selamat jalan, selamat tinggal, ataupun selamat ulang tahun. Kami pun
hanya memberikan sapaan seperlunya kepada teman tatkala berpapasan. Namun
karena jumlah ekstrovert lebih banyak, masyarakat menjadi cenderung
memberikan tekanan dan akhirnya anggapan demikian yang terjadi.
Maka
dari itu, jangan heran jika ada orang yang tidak mau memulai menyapa
kalian karena bisa jadi dia adalah seorang introvert yang beranggapan
bahwa hal itu tidak perlu atau bahkan melelahkan. Jadi jika kalian
mampu, mulailah untuk menyapa dan yakinlah bahwa mereka pasti akan
merespon minimal dengan senyuman.
Dan
meskipun terkadang orang introvert pernah tidak menjawab atau tidak
memberikan respon saat kalian tanya, akan tetapi pesan saya, jangan ragu
untuk berbicara dengan seorang introvert karena mereka biasanya sama
sekali tidak ambil pusing dengan gaya dan pembawaan kalian, mau itu
sopan ataupun tidak, mau itu terlihat rapi atau berantakan, dan lain
sebagainya. Dan yang perlu diperhatikan pula adalah walaupun pribadi
introvert tak suka berbasa-basi, namun bukan berarti mereka tidak bisa
menyelipkan unsur humor dalam pembicaraan mereka. Justru mereka biasanya
memiliki humor yang unik dan berbeda dengan orang-orang ekstrovert.
Orang
introvert memang terkesan cuek dan dingin bukan berarti tidak memperhatikan kejadian-kejadian yang ada
di sekeliling mereka, namun mereka hanya merasa dunia batin mereka lebih
menyenangkan untuk ditelusuri.
Mungkin
kalian pernah berpikir bagaimana cara orang-orang introvert menemukan
kenyamanan hidup tanpa interaksi. Dalam kehidupan seorang introvert, dia
menemukan dunia virtualnya dalam pikiran mereka. Pikiran mereka
benar-benar kuat karena sering dilatih untuk menganalisa sesuatu. Maka
tak aneh jika mereka cerdas dalam mengungkapkan ide-ide baru yang
cemerlang.
Mereka
tahu apa yang mereka mau, namun sulit untuk mengkomunikasikannya kepada
orang lain. Hal ini membuat orang introvert seringkali dicap sebagai
orang aneh.
Introvert
biasanya memang merasa lebih nyaman melakukan relaksasi di tempat yang
tenang dibandingkan di tempat ramai. Maka dari itu, jangan heran jika
sulit sekali untuk mengajak orang introvert ke pesta atau acara-acara
lainnya yang mengandung keramaian. Karena pada dasarnya mereka memang
sama sekali tidak tertarik dan jika datang pun mereka tak tahu apa yang
harus mereka perbuat di sana.Bagi
orang introvert, kesendirian itu sama seperti menyegarkan pikiran dan
mengumpulkan informasi yang didapat setelah sebelumnya melakukan
sosialisasi.
Introvert
lebih suka mengamati dan menganalisis keadaan. Mereka juga cenderung
lebih suka pembicaraan yang serius dan mendalam dibanding pembicaraan
yang melebar. Coba saja kalian ajak seorang introvert mengobrol hal yang
dia sukai. Carilah topik yang memang sudah tak bisa dipisahkan dan
melekat kuat pada orang introvert itu. Bukan tidak mungkin, ia yang
tadinya hanya berdiam diri bisa mengoceh panjang lebar dan tak berhenti-berhenti bicaranya.
Dalam
urusan performa, seorang introvert biasanya tampil dengan muka pendiam
dan penuh pemikiran, serta mata yang terlihat seperti memperhatikan
sesuatu dengan dalam. Sebisa mungkin ia akan mencoba menjadi pribadi
yang bersikap tenang dan stay cool meskipun di dalam pikirannya
bergejolak memikirkan berbagai hal. Ia juga sedikit berbicara, namun
kata-kata yang keluar selalu bijak dan penuh makna.
Menurut Carl Gustav Jung, orang-orang introvert adalah
mereka yang terampil dalam melakukan perjalanan ke “dunia dalam”, yaitu diri
mereka sendiri. Mereka selalu mencoba memahami diri mereka sendiri dengan
melakukan banyak perenungan dan berkontemplasi. Pada akhirnya, mereka menjadi
orang yang memahami dirinya(mawas diri), berpendirian keras, tidak mudah terpengaruh oleh
orang lain, dan mengetahui apa yang menjadi tujuan dalam hidupnya.
Di dunia seni, Introvert adalah penguasa. Ahli psikologi sekelas Mihaly
Csikszentmihalyi dan Gregory Feist mengatakan bahwa, orang-orang
Introvert adalah orang dengan kreatifitas berkelas nomor satu. Faktor
ini terjadi karena mereka dapat menyelam penuh ke dalam pemikiran,mimpi, dan imajinasinya.
Membaur bersama intuisi dan ketenangan yang bersinergi dengan sunyi.
Itulah syaratnya agar dapat menciptakan sebuah Adikarya.Biasanya
seorang Introvert gemar menulis. Karena dalam menulis mereka dapat lebih
terbuka dalam mempresentasikan pikiran ataupun membagikan pengalamannya
kepada orang lain.
Ada sebuah fakta menarik dalam sebuah artikel di
psychologytoday.com,
yang menuliskan bahwa,
orang yang Ekstrovert lebih mencari kebahagiaan
dan kehidupan yang positif. Tetapi, bukan berarti Introvert mempunyai
sifat yang berkebalikan,
seorang Introvert tidak pernah mengategorikan
dirinya sebagai sesuatu yang positif ataupun negatif, ia lebih cenderung
menuju netral dalam kehidupannya. Seimbang, seperti Yin dan Yang.
Mereka sosok yang bersahaja. Sebagai contoh, , Mahatma Gandhi (politikus dan tokoh
spiritual asal India) , dia adalah
Introvert, Ghandi bersikeras memperjuangkan perdamaian demi
kebersamaan. Ia menetralkan semua bentuk perbedaan.
Selain Mahatma Ghandi, ada pula tokoh dunia yang lainnya, yaitu
Albert
Einstein(Ilmuwan), Bill Gates(pendiri Microsoft), Michael Jordan(Pemain Basket Kelas Dunia), Julia Roberts (actress) , Nicole Kidman(film producer,actress), dan
J.K Rowling(penulis Harry Potter),Abraham Lincoln(presiden US ke16),Sir Isaac Newton (fisikawan, filsuf alam, ilmuwan), Charles Darwin
(ilmuwan dan penemu teori evolusi), Mark Zuckerberg (pendiri dan pemilik situs
Facebook), Warren Buffet (investor, CEO dan pengusaha AS), Eleanor
Roosevelt (mantan ibu negara AS), John Lilly (CEO Mozila), Larry Page
(salah satu pendiri Google), Steve Wozniak (pendiri Apple Computer
bersama Steve Jobs),Barrack Obama(President AS).
Mereka mampu membuktikan bahwa, dunia pun membutuhkan
mereka. Jika kau senang dengan kartun dan tokoh pahlawan contohnya seperti Spiderman,Batman,Iron Man,Superman,dsb, maka hampir
dari semua pahlawan itu bersifat Introvert. Saat tak dibutuhkan mereka
menjadi orang biasa, namun saat keadaan genting mereka berubah menjadi
sosok yang luar biasa.
Baru-baru ini, beberapa ilmuwan menemukan bahwa ada hubungan antara
introversi dan area otak kamu yang disebut amigdala , dan mereka
mengemukakan bahwa semakin kamu lebih peduli dengan dirimu sendiri, dan
melakukan semua kegiatan dengan perfect untuk dirimu sendiri, semakin
besar kemungkinan bahwa kamu akan berperilaku dengan cara introvert.
Orang-orang yang introvert
bukan berart tidak suka ditemani, lho.
Bagi si Introvert, interaksi sosial adalah hal yang 'mahal' dan
mereka
hanya mau membaginya dengan orang dan situasi yang dianggapnya berguna.Kami (Introvert)tidak ingin melakukan hal yang tidak perlu, karena motto kami adalah Konservasi Energi.
Seorang introvert
biasanya lebih banyak berperilaku secara non verbal daripada
berkomunikasi verbal. Sebenarnya ini di luar hobi yang saya miliki,
namun biasanya
seorang Introvert memang lebih suka dan merasa lebih leluasa
mencurahkan isi hatinya lewat tulisan. Maka jangan heran jika di dunia
ini ada orang yang lebih suka sms daripada telepon. Jangan kaget pula kalau kalian membaca hasil tulisan atau sms
dari orang introvert, kalian akan menemukan bahwa sepertinya orang itu
sangat lancar berbicara dan luas sekali pikirannya .Padahal yang selama
ini kalian ketahui, dia sama sekali tidak memperlihatkan hal tersebut
saat berkomunikasi secara langsung pada kalian.
Meskipun demikian, orang
introvert dapat terbuka dan lepas begitu menemukan seseorang yang cocok
dengan dirinya. Orang yang cocok bagi seorang introvert adalah orang
yang dapat memahami dirinya dengan baik. Namun tidak mudah bagi seorang
introvert untuk menemukan orang yang cocok itu dan mereka juga
membutuhkan waktu yang lebih lama untuk beradaptasi karena memang sudah
menjadi ciri khas orang introvert bahwa mereka tidak cepat untuk
menyesuaikan diri dengan keadaan baru. Dan dalam
berteman, orang introvert akan sangat menghargai teman-teman yang
mereka miliki. Mereka sangat berpegang teguh pada loyalitas walaupun
jumlah teman mereka biasanya hanya bisa dihitung dengan jari, atau lebih
spesifiknya lagi, dengan jari sebelah tangan. Maka dari itu, jika ada
seorang introvert yang menganggap kamu adalah temannya, maka kamu
beruntung karena kemungkinan besar kamu telah berhasil memiliki sahabat
yang setia untuk seumur hidup
Dampak Positif Bertipe Introvert
1. Memiliki wawasan yang luas , apalagi bidang yang diminati .
2. Jarang terjatuh (dalam artian salah ambil keputusan) karena sifatnya yang sangat hati-hati
3. Seorang Introvert dapat bersikap tenang menghadapi segala tekanan dan permasalahan
4. Ketika 2 orang yang bertipe introvert bertemu dan bersatu maka akan sulit untuk mengalahkan dan memisahkan mereka
Dampak Negatif Bertipe Introvert
- Dicap Sombong,Cuek,Dingin,Aneh,Freak,Geek,Antisosial,Tidak Suka manusia(emang saya ini kanibal apa ya? :D) ,Tidak suka bergaul sampai dicap sebagai manusia Primitif (padahal nggak banget loh) -_-
- Selalu dipojokkan dan tersalahkan
Beberapa penyebab introvert ini ada banyak banget.
Bawaan lahir, tekanan sosial, trauma. Banyak deh.
Contoh bawaan lahir itu ya, ada seorang anak yang
dilahirkan dari keluarga yang walaupun sering ketemu, tapi jarang banget
komunikasi. Komunikasi sebutuhnya. Nah, keluarga ini bisa membawa anaknya
menjadi seorang introvert.
Contoh kasus diatas, bisa dikategorikan seorang anak yang menjadi Introvert
karena kebiasaan keluarganya. Keluarga sebagai faktor sosialisasi primer sangat
membawa pengaruh besar bagi anggotanya.
Selain itu, introvert
juga bisa diakibatkan karena pemikiran anak tersebut yang gak sejalan sama
sistem kerja dunia. Dia memiliki dunianya sendiri dan membuat dirinya malas
berinteraksi dengan orang lain.
Allah
Maha Adil dengan menciptakan kedua karakter itu sehingga dalam hidup
bermasyarakat, manusia bisa saling mendukung dan melengkapi. Coba kita
bayangkan jika seandainya semua orang di dunia ini adalah ekstrovert.
Pasti akan terjadi perdebatan dan keributan di mana-mana karena tak ada
yang mau mengalah dan sebisa mungkin terus berusaha mempertahankan
pendapatnya. Dan bagaimana jika semua penduduk dunia adalah orang
introvert? Bukan tidak mungkin dunia akan menjadi sepi karena semua
penghuninya cenderung melakukan interaksi ke dalam diri mereka sendiri.
Jadi intinya, introvert dan ekstrovet hanyalah suatu kepribadian yang
timbul karena adanya ketidakseimbangan para manusia dalam menjalani pola
kehidupan. Introvert itu bukanlah pilihan dan bukan pula gaya hidup,
tetapi introvert itu adalah sebuah orientasi.
"Kebanyakan orang mengatakan bahwa
kecerdasanlah yang melahirkan seorang ilmuwan besar. Mereka salah,
karakterlah yang melahirkannya." -Albert Einstein
Ingin lebih dekat dengan mereka? Ini kuncinya:
- Hargai ruang privasi mereka
- Jangan mencecar dengan pertanyaan secara terus-menerus. Hal ini akan membuat mereka tak nyaman dan menarik diri.
- Carilah waktu untuk mengenalnya secara pribadi, misalnya makan siang berdua.
- Pertemanan secara personal lebih disukai oleh si Introvert daripada dalam satu geng dengan orang yang banyak
- Hargailah pribadi mereka dan jangan ingin mengubah mereka menjadi sosok ekstrovert